Sepenggal Kisah di Kampus Biru

Tulisan dan cerita ini sebenarnya repost atau share ulang dari penulis aslinya. Beliau dalam tulisannya ini walaupun singkat menceritakan perjuangan ketika jaman kuliah dulu di Jurusan PLB di kampus UPI yang penuh perjuangan untuk melawan diskriminasi para elit rektorat. Cerita ini dipaparkan oleh penulis aslinya di grup Warga PLB UPI.Cerita ini sengaja kami tulis ulang di blog ini agar sebenarnya mahasiswa pendidikan luar biasa di universitas mana pun tahu bahwa bukan hanya mendidik anak berkebutuhan khusus yang penuh perjuangan, tetapi ketika saat harus menimba ilmu tentang anak berkebutuhan khusus di kampus pun penuh perjuangan.h

Mendidik anak berkebutuhan khusus yang di jaman dulu sering di diskriminasi, juga berimbas terhadap para calon guru pendidikan luar biasa yang harus berjuang menghadapi diskriminasi juga di kampus. Walaupun sekarang kesejahteraan untuk guru pendidikan luar biasa memang sudah mendapat perhatian lebih dari pemerintah, tapi ingat itu membutuhkan perjuangan yang tidak sebentar.

 

Penulis : Aep Saepudin

 

Mahasiswa PLB adalah pelopor demontrasi Reformasi di Bandung (anda setuju….?)

Begini cerita nya….

Dulu tahun 1996 akhir jurusan PLB itu kampusnya tidak di” Bumi Siliwangi”. Tetapi di pindah ke UPTD / SGPLB / Universitas Terbuka yg ada di cibiru (kampus cibiru). Pada awal ’97 kami kuliah dengan sarana dan pra sarana yg sangat-sangat minim, hanya ada ruangan kelas yg berdebu dilingkungan yg sepi, serta dua buah bis kampus yg sudah tua yang setiap hari setia mengantar mahasiswa PLB pulang pergi Ledeng – Cibiru.

Pada awal semester jarang yang masuk kuliah, karena mahasiswa PLB kerjaannya ”demo” di Rektorat menuntut di kembalikanya tempat kuliah yang di bumi siliwangi (Kampus Utama UPI, saat itu IKIP). Di sela perjalanan bis kampus antara cibiru – ledeng, kami sering memasang pamplet/spanduk demontrasi ”reformasi” , yang pada waktu itu belum populer bergulir di Jakarta pun juga Bandung.

Keramaian orang-orang yang kami lewati dan teriakan ”reformasi” dari kami, hanya di balas senyum , ataupun tatapan mata ketidak mengertian. Pada akhir semester (’97 akhir ’98 awal) akhir nya ada wacana PLB akan di pindah kembali ke ”bumi siliwangi”. Entah karena anjloknya nilai IP kami atau Bosan dengan demontrasi kami di rektorat. Kami kurang memahami latar belakang kepindahan kembali kami ke sana, tetapi yang jelas setelah itu kami mahasiswa UPI sering berdemo menuntut ”reformasi” damai.

Yang pada akhir nya menjadi anarchis juga. Mahasiswa PLB angkatan ’94,’95,’96,97,’98 adalah mahasiswa pejuang reformasi. Tanpa kita sadari kita telah menjadi mahasiswa yg mempelopori demontrasi reformasi damai, salam untuk semua alumni dan mahasiswa jurusan PLB UPI Bandung.

Begitulah sepenggal kisah cerita yang dipaparkan oleh kang Aep Saepudin ,semoga cerita beliau tetap mengingatkan kita terhadap perjuangan mahasiswa-mahasiswa pendidikan luar biasa jaman dahulu. Yang sekarang ini dirasakan sekali manfaatnya oleh mahasiswa-mahasiswa pendidikan luar biasa di kampus UPI.

Kuliah di jurusan Pendidikan Luar Biasa di kampus utama UPI (Bumi Siliwangi) saja, masih banyak orang yang tidak tahu jurusan ini, apalagi harus kuliah di kampus daerah di Cibiru.

 

Semoga bermanfaat.

 

Categories: Cerita-cerita Luar Biasa | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “Sepenggal Kisah di Kampus Biru

  1. Jajang Nursanto

    Aku jadi teringat tuh…..

  2. bagaimana mendidik mereka itu ? maap sblumnya,
    assik, lucu atau gimana.

  3. arum

    klo pgn bsa msk ke jrusn plb lwat snmptn rata rata nilainya harus brp?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Zullies Ikawati's Weblog

We've shared together

Tinta Emas Guru

goreskan semua pengalamanmu agar semakin bermanfaat. guruabk.wordpress.com

Gadis Ransel

Travel is my soul

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Anotasi

Sekadar catatan saja...

%d bloggers like this: