Permainan di Air untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Dalam sesi permainan di air untuk anak berkebutuhan khusus ini bisa dilakukan di kolam renang berukuran kecil / dangkal, kolam karet buatan ukuran anak, atau bahkan cukup hanya dengan wadah untuk menampung air (ember, tong, dll).  Di kolam renang berukuran besar juga permainan air ini dapat dimainkan, secara perorangan atau bahkan berkelompok.

Lindsey Biel seorang okupasi  terapis  pengarang buku “Raising a Sensory Smart Child” berpendapat bahwa :

Berada di dalam air bagi anak memberikan pengalaman sensori yang sangat khusus. Air memiliki nuansa yang berbeda terhadap kulit, bahkan tekanan hidrostatik (tekanan air) yang pas dapat memberikan sensasi sejuk dan menenangkan. Umumnya, air hangat yang memberikan sensasi menenangkan tubuh. Sedangkan air dingin memberikan sensasi yang menyegarkan. Pelampung sebagai alat bantu menciptakan rasa ringan terhadap tubuh dan leluasa untuk bergerak melawan arus / tekanan air sehingga memberikan rangsangan sensorik. Yang terbaik dari kegiatan ini adalah kegiatan yang menyenangkan, sebagai cara untuk meningkatkan kenyamanan sensori, meningkatkan kemampuan sensori motor, dan latihan fisik bagi tubuh keseluruhan.

Saat pertama yang harus dikuasai dalam permainan air ini adalah membuat anak tenang saat memasuki air. Permainan air ini memiliki hasil yang praktis. Anak akan memiliki kemampuan bersahabat dengan air dengan sangat nyaman. Ketika bermain air terutama di kolam, kita harus selalu mendampingi anak dengan rasio 1 : 1. Baik guru yang mendampingi anak, atau bahkan orang tua langsung yang ikut bermain bersama anak di kolam. Tentunya alat-alat keselamatan dalam air juga jangan dilupakan misalnya, pelampung atau ban ,dsb.

Beberapa manfaat permainan di air :

–        Menggunakan dan merelaksasikan otot

–        Memperbaiki pola jalan dan postur tubuh

–        Mengurangi kaku otot dan sendi

–        Meningkatkan fungsi jantung, sirkulasi darah dan pernafasan

–        Memperbaiki keseimbangan dan koordinasi

–        Memperbaiki lingkup gerak sendi

 

Dibawah ini akan dipaparkan beberapa permainan air yang dapat dipraktekan bersama anak berkebutuhan khusus.

a.     Blow Bubbles and Hum (Membuat Gelembung)

Belajar menyentuhkan wajah terhadap air secara langsung dapat membuat anak takut. Permainan membuat gelembung ini akan mengalihkan ketakutan anak terhadap air.

 

Tujuan :

Tujuan permainan ini adalah melatih “oral control”, membuat anak fokus terhadap tugas, toleransi terhadap wajah yang bersentuhan dengan air, serta bertujuan untuk melatih “sensory discrimination input” (membedakan input sensori).

 

Setting :

Setting permainannya adalah orang tua bersama anak berada pada kolam yang tenang dan dangkal dengan posisi dagu berada di air.

 

Instruksi :

Ketika posisi dagu orang tua dan anak sudah berada di air, mulailah orang tua membuka dan menutup mulut denga gerakan meniup air hingga membuat gelembung perlahan demi perlahan. Lakukan hingga anak mau menirukan gerakan.

 

Variasi dan modifikasi :

Dalam melakukan gerakan meniup dan membuat gelembung anak bisa diajak sambil menyanyi, atau bahkan orang tua bisa berpura-pura menirukan suara dan gerakan motorboats. Bisa juga menggunakan sedotan untuk anak yang belum mau secara langsung wajahnya bersentuhan dengan air.

 

Manfaat :

Anak mampu menerima rangsangan dan perbedaan kondisi wajah berada pada air atau tidak, ini merupakan pre-rekuisit kemampuan berenang.

Melatih kemampuan oral motor untuk menunjang latihan bicara, latihan kontrol dan regulasi pernapasan.

 

b.     Catch a Fish (Menangkap Ikan)

Permainan ini adalah untuk melatih anak untuk berimajinasi dan bermain peran dengan permainan yang tidak terlalu sulit.

 

Tujuan :

Melatih anak untuk fokus dan konsentrasi, berimajinasi, urutan tugas (task analisys) serta penyelesaian tugas (task completion). Melatih koordinasi mata dan tangan serta perencanaan gerak.

Alat yang diperlukan :

–      Bola ping pong / bola plastik ukuran kecil

–      Ember plastik besa / kecil dan keranjang

–      Saringan kecil atau jaring ikan.

Setting :

Simpan bola ping pong / bola plastik (anggap sebagai ikan) di dalam ember. Bila dilakukan di kolam sebar bola dengan jarak 2-4 meter dari anak. Berikan anak saringan kecil atau jaring bergagang untuk digunakan sebagai alat penangkap bola (penangkap ikan).

 

Instruksi :

Instruksikan kepada anak dengan bahasa yang sederhana untuk mengambil ikan (bola) dengan menggunakan saringan. Bila dilakukan dengan ember atau wadah air anak diusahakan jangan masuk ke air. Bila dilakukan di kolam yang cukup luas anak harus ikut masuk ke dalam kolam.

 

Variasi dan modifikasi :

Gunakan ember kosong lain untuk menampung hasil tangkapan anak, siapkan reward untuk anak yang mendapatkan ikan (bola) paling banyak. Bila anak mempunyai tipe belajar yang konkrit usahakan gunakan ikan yang sebenarnya. Untuk meningkatkan kemampuan bahasa orang tua harus seatraktif mungkin dalam berkomunikasi dengan anak.

 

Manfaat :

Dengan permainan ini anak akan diajari tentang bersosialisasi dengan anak lainnya, selain itu anak memperoleh keuntungan terutama dalam meningkatkan potensi diri dalam hal melatih imajinasi, koordinasi mata dan tangan. Sangat utama sekali adalah anak belajar mengenai perencanaan gerak

 

Sumber :

Sher, Barbara. (2009). Early Intervention Games. San Francisco: Jossey-Bass.

Categories: Tips-tips menangani anak berkebutuhan khusus | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Zullies Ikawati's Weblog

We've shared together

Tinta Emas Guru

goreskan semua pengalamanmu agar semakin bermanfaat. guruabk.wordpress.com

Gadis Ransel

Travel is my soul

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Anotasi

Sekadar catatan saja...

%d bloggers like this: